oleh

Profil Andi Suhada Sappaile, Caleg DPRD Kota Makassar dan Kearifan Lokal

mercuriustopfm.com – Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019 sisa 40 hari lagi.

Selain para tim kampanye kandidat presiden, para calon legislatif pun mulai mengintensifkan gerakan kampanyenya alias ‘gas pol’ sebagai upaya menjaga dan meningkatkan elektabilitas.

Andi Suhada Sappaile juga tak ingin ketinggalan dan ikutan ‘gas pol’. Bersama tim kampanye, dirinya tak henti-henti berkunjung ke banyak kelurahan-kelurahan di Kecamatan Makassar, Rappocini dan Ujungpandang.

Nama Andi Suhada memang tercatat sebagai salah satu calon legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Daerah Pemilihan 1 Makassar yang meliputi Kecamatan Makassar, Rappocini dan Ujung Pandang. Namanya disematkan di nomor urut 2.

Bersama caleg lainnya yang ada di Dapil 1, Andi Suhada berupaya meraih hati dan simpati tak kurang dari 180 ribu orang pemilih yang namanya terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap [KPUD Makassar, Maret 2019].

Andi Husada Sappaile
Andi Suhada Sappaile dalam sebuah ‘blusukan’. foto: istimewa

Karenanya, lulusan Fakultas Perikanan Unhas ini terus ‘blusukan’. Dirinya mengakui telah berkunjung ke hampir semua kelurahan yang jumlahnya 34 di Dapil 1 dengan tema acara bernama sosialisasi sejak tiga bulan terakhir.

“Ya, sejak tahapan sosialisasi dimulai saya bersama tim sudah sosialisasi ke rekan-rekan pemilih yang namanya terdaftar dalam DPT Dapil 1. Sekalian berkenalan juga,” sebut Andi Suhada kepada mercuriustopfm.com via WhatsApp, Sabtu [9/032019].

Andi Suhada Sappaile mungusung misi pemberdayaan perempuan dengan merancang  inovasi program kesehatan bagi Ibu dan Anak. Ini dapat dimaklumi, jumlah pemilih perempuan di Dapil 1 Makassar lebih dari 60 persen.

“Dapil lain, saya kira juga begitu [pemilih perempuan lebih banyak], tapi kesehatan ibu dan anak di Makassar masih memerlukan penanganan yang lebih komprehensif. Perlu inovasi-lah,” imbuh anggota Taruna Merah Putih Sulsel, salah satu sayap PDIP ini.

Lahir di Enrekang, 22 April 1967 Andi Suhada mengawali karier sebagai banker.  21 tahun lamanya dia jadi karyawan BRI Cabang Ahmad Yani Makassar hingga akhirnya mengundurkan diri karena ingin lebih dekat dengan keluarga sekaligus mengembangkan perusahaan miliknya.

Di pundaknya, dia diberi amanah sebagai wakil bendahara PDIP Cabang Makassar, partai politik yang menyalurkan keinginannya untuk terjun ke dunia politik sebagai ruang yang lebih besar demi berbuat untuk kepentingan banyak orang.

Bersuamikan seorang pengusaha dan Ketua Pemuda Pancasila MPC Makassar, Andi Erwin Hatta Sulolipu yang telah memberinya tiga orang anak, dirinya mengaku akan menganut prinsip kearifan lokal [local wishdom] dalam menjalankan fungsi-fungsi legislator jika terpilih, kelak.

“Saya kira, konsep kearifan lokal seperti ‘sipakatau’ dan ‘sipakalebbi’ amat baik dijadikan sandaran dalam menjalankan tupoksi legislasi, pengawasan, dan bujeting. Ya, doakan semoga saya terpilih,” katanya.[]

Penulis: Iwan R Rachman

Editor: Hari Triadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed