oleh

Dosen Cantik, FKG UMI Ini Meraih Gelar Doktor di Unhas

Makassar, Mercuriustopfm – Drg. Lilies Anggarwati Astuti, S.KG, Sp. Perio merupakan Dosen UMI yang meraih gelar Doktor pada pendidikan Pascasarjana S3 Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin Makassar

Ia mampu mempertahankan disertasinya dihadapan promotornya dengan judul Efek pemberian terapi inisial terhadap ekspresi mRNA Gen TGF-Beta1 dan kadar protein TGF-B1 pada gingival Crevicular Fluid (CFD) Penderita gingivitis kronis (kajian terhadap tingkat keparahan gingivitis, identifikasi jenis bakteri dan respon penyembuhan).

Adapun Penelitian ini bertujuan menilai peranan terapi inisial berupa skeling dan root planning terhadap ekpresi gen TGF-Beta1 dan kadar protein TGF-Beta1 pada penderita gingivitis kronis.

Drg. Lilies Anggarwati Astuti, S.KG, Sp, Bersama Suami dan Kedua Anaknya

Pada penelitian ini dikaji pula tentang analisis ekspresi gen TGF-Beta1 terhadap tingkat keparahan gingivitis, tanda klinis penyembuhan, identifikasi jenis bakteri setelah terapi inisial berupa skelling dan root planing.

Dalam disertasinya drg. Lilies memaparkan Penelitian ini menggunakan subjek sebanyak 10 subjek yang menderita gingivitis kronis dan dilakukan terapi berupa skelling dan root planing. Namun, sebelum diterapi dilakukan pengambilan gingival crevicular fluid (CGF) menggunakan paperpoint dan pengambilan plak dan kalkulus dipermukaan gigi dan pasa sulkus gingiva.

Kemudian, dilakukan observasi pertama pada hari ketujuh untuk mengambil gingival crevicular fluid (CGF) menggunakan paperpoint dan pengambilan plak dan kalkulus dipermukaan gigi dan pada suklus gingiva. Selanjutnya, dilakukan observasi kedua pada hari kedua puluh satu untuk mengambil gingival crevicular fluid (CFD) menggunakan paper point dan pengambilan plak dan kalkulus dipermukaan gigi dan pada sulcus gingiva.

Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata ekspresi gen TGF-Beta1 pada penderita gingvitis kronis sebelum terapi sebesar 9,77 kemudian menurun saat observasi pertama sebesar 4,93 dan saat observasi kedua meningkat sebesar 8,30 .

hasil uji T berpasangan diperolah nilai kurang dari 0,05 yang berarti terdapat pengaruh terapi inisial berupa skeling dan root planing terhadap penurunan ekspresi gen TGF-B1 pada pendererita gingivitas kronis.

Promosi Doktor dari drg. Lilies dinyatakan lulus dengan predikat Summa Cum Laude,di Aula fakultas kedokteran Universitas Hasanuddin, Makassar.

Ibu dua anak ini berterima kasih kepada seluruh sivitas akademika Universitas Muslim Indonesia khususnya Bapak Rektor UMI, Prof. Dr. H. Basri Modding SE, Msi atas support dan dukungannya selama menempuh studi S3 di unhas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed