oleh

Cegah Pernikahan Usia Dini, Dosen FKM UMI Gelar Seminar

Makassar, Mercuriustopfm – Meningkatnya kasus pernikahan dini di Sulsel mendapat sorotan sejumlah kalangan. Salah satunya datang dari Dosen FKM UMI – Dra Nurbaeti, M.kes dan Tutik Agustini S.kep, Ns M.kes.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Dakwah (LPMD) UMI, keduanya hadir memberikan pencerahan dihadapan sekitar 60 perwakilan masyarakat mulai dari unsur PKK, majelis taklim, tokoh masyarakat, babinsa, dan sejumlah unsur lainnya, Kamis (20/12).

Dalam paparannya, Nurbaeti mengaku sangat prihatin meningkatnya angka pernikahan dini di Kabupaten Gowa khususnya Desa Timbuseng Kecamatan Patalassang. Ini karena dampak negatif yang ditimbulkan jauh lebih besar, seperti resiko kematian ibu saat melahirkan, kesehatan reproduksi, sampai kasus kekerasan rumah tangga.

“Hasil penelitian menunjukkan kasus kekerasan rumah tangga kerap dilakukan oleh pasangan yang menikah dini,” tutur Nurbaeti.

Data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Gowa, mencatat kasus pernikahan dini meningkat. Jika sepanjang tahun 2016 berjumlah 28 orang, maka di tahun 2017 hingga bulan Mei tahun 2018 telah mencapai 32 orang.

Nurbaeti berharap peran pemerintah sangat diperlukan untuk memberi perhatian kepada orangtua dan masyarakat melalui program pembinaan keluarga dan remaja secara berkesinambungan bukan cuma parsial.

Sementara Tutik Agustini mengatakan, selain persoalan ekonomi, pernikahan dini meningkat juga disebabkan masih rendahnya pemahaman masyarakat soal dampak negatif yang ditimbulkan.

Tutik berpesan kepada seluruh orang tua maupun masyarakat, memiliki kewajiban untuk terus mengajarkan kepada anak tentang kebaikan, sehingga kelak mereka menjadi sumber daya manusia yang berguna dan berdaya saing.

Dalam kesempatan itu, baik Nurbaeti dan Tutik mendukung upaya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak – Yohana Yembesi untuk mendorong Revisi UU No.1 thn 1974, agar batas usia pernikahan dinaikkan menjadi usia 22 tahun untuk laki-laki dan usia 20 tahun untuk perempuan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed