oleh

Gubernur Sulsel Hadiri HUT ke-42 KKSS di Kupang

Kupang, Mercuriustopfm — Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menghadiri acara Hari Ulang Tahun Kerukunan Keluarga Sulawesi-Selatan (KKSS) Ke-42 Tahun dan Peringatan Korban 40.000 Jiwa di Sulawesi Selatan yang diselenggarakan oleh KKSS Provinsi Nusa Tenggara Timur di Kota Kupang, Jum’at (16/11) pagi. Adapun kegiatan rangkaian acara akan berlangsung hingga 18 November mendatang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur NTT Victor Laiskodat, Forkopimda NTT, Ketua KKSS Provinsi NTT H Darwis, Wakil Wali Kota Kupang, Danrem 161 Wirasakti, Founder Bosowa Aksa Mahmud, Anggota DPD RI, perbankan, dunia usaha dan ribuan warga Sulsel.

Atas nama Pemerintah ProvinsiSulawesi Selatan, Dia menyampaikan ucapan Selamat dan Sukses kepada Keluarga besar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur yang pada hari ini merayakan Hari Ulang Tahun.

“Disamping itu, saya juga menaruh harapan besar agar jalinan silaturrahim dan rasa kebersamaan diantara kita semua, yang selama ini telah terbina dengan baik akan semakin erat dan kokoh di masa yang akan datang,” harapnya.

Nurdin Abdullah juga memotivasi walaupun mereka berada jauh dari tanah kelahiran, namun, Dia meyakini rasa kekeluargaan dan sifat sipakatau, sipakainge, sipakalebbi dan sipatokkong tetap terpatri dalam mereka.

Warga Sulsel memahami bahwa sikap dasar orang Sulawesi Selatan dalam membina dan nemelihara kehidupan yang harmonis senantiasa menjunjung tinggi prinsip abbulosibatang, sipakainga, sipakatau dan siri’ napacce.

Abbulosibatang mengandung makna yakni tetap terpeliharanya persatuan dan kesatuan serta mengutamakan kekeluargaan, kebersamaan, gotong-royong, kesetiakawanan sosial dan satu
dalam suka dan duka.

Sementara sipakainge dan sipakatau, mengingatkan kepada kita bahwa sikap merasa paling benar sendiri adalah bukan budaya kita tetapi saling menghargai dan saling mengingatkanlah yang menjadi prinsip hidup orang Sulsel dimanapun mereka berada.

“Sikap dasar tersebut, hendaknya dapat terus dipelihara dan ditumbuhkembangkan, karena merupakan prinsip hidup yang sangat dipegang teguh oleh orang Sulawesi Selatan secara turun temurun,” terangnya.

Sementara itu terkait Hari Korban 40.000 Jiwa, yang dilaksanakan setiap 11 Desember, bertolak dari peristiwa 72 tahun yang lalu, maka peringatan Hari Korban 40 Ribu Jiwa pada hari ini, merupakan salah satu perwujudan dan penghargaan dari seluruh anak bangsa atas jasa-jasa pengabdian dan pengorbanan para syuhada bangsa terdahulu dalam menegakkan, membela, danmepertahankan integritas NKRI.

Selanjutnya, Nurdin Abdullah menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan senantiasa membuka pintu dialog dan mengarahkan segala daya serta kemampuan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.

“Karena itu, mari kita bersatu padu, bersama untuk membangun daerah yang kita cintai,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat menyampaikan, rasa bangganya karena NA bisa hadir secara langsung.

“Kami bangga ini dihadiri oleh Gubernur Nurdin Abdullah, salah satu tokoh di Indonesia yang populer dan sudah lama dinanti-nantikan warga Sulsel di NTT,” ucapnya.

Sebelumnya, Nurdin Abdullah dan KKSS NTT pada malam harinya menghadiri perjamuan makan malam yang dilaksanakan oleh Ketua KKSS NTT.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed