oleh

UIN Alauddin Kukuhkan 5.427 Maba, Ini Pesan Rektor dan Kapolda Sulsel

Gowa, Mercuriustopfm — Sebanyak 5.427 mahasiswa baru UIN Alauddin Makassar dikukuhkan dalam sidang senat terbuka luar biasa yang berlangsung di Gedung Auditorium Kampus 2 UIN Alauddin, Samata Gowa, Senin (3/9/2018)

Dalam sambutannya Rektor UIN Alauddin, Prof Dr H Musafir Pababbari MSi., mengatakan, atas nama Rektor, Senat dan dosen UIN Alauddin menyampaikan ucapan selamat kepada Maba.

“Bertekun dan berproseslah dengan baik di kampus ini, jangan lelah demi membangun diri dan kelak membangun bangsa ini menjadi kuat,” ujarnya di hadapan 5.427 Maba dan tamu undangan lainnya

Rektor UIN Alauddin, Prof Dr H Musafir Pababbari MSi

“kampus yang bernuansa Islam ini jangan jadikan Islam hanya menjadi simbol, melainkan mendalami Islam yang sesungguhnya, Islam yang menjadi rahmat. Karena itu kampus ini tidak mentolerir segala bentuk terorisme dan ekstrimisme serta gerakan radikal lainnya,” tegas Prof Musafir

Untuk diketahui dari 102.458 total pendaftar yang melalui enam jalur penerimaan mahasiswa baru, yakni: SNMPTN sebanyak 10.441; SPAN-PTKIN sebanyak 41.764; SBMPTN sebanyak 8.776; UMPTKIN sebanyak 18.840; UMM sebanyak 179.778; dan 4.686 melalui jalur UMK, yang dikukuhkan dan dinyatakan lolos 5.427 orang

Sejumlah 5.427 mahasiswa/mahasiswi baru ini tersebar di delapan fakultas, yaitu fakultas syariah dan hukum sebanyak 625 Maba, fakultas tarbiyah dan keguruan sebanyak 754 Maba, fakultas ushuluddin dan filsafat sebanyak 929 Maba, fakultas adab dan humaniora sebanyak 602 Maba, fakultas dakwah dan komunikasi sebanyak 802 Maba, fakultas sains dan teknologi sebanyak 714 Maba, fakultas kedokteran dan ilmu kesehatan sebanyak 365 Maba, dan fakultas ekonomi dan bisnis islam sebanyak 636 Maba.

Mahasiswi Baru Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar

Prof Musafir berpesan kepada Maba untuk menjaga nama baik kampus UIN Alauddin sebagai kampus peradaban, Kalian yang diterima di UIN ini merupakan generasi millenial, memiliki rasa optimisme dan sudah siap menghadapi tantangan

“Pada hari yang bersejarah ini, saya ingin mereplikasi pesan Presiden RI kepada anak-anak muda Indonesia, bahwa anak-anak muda Indonesia tidak boleh menjadi generasi yang serba instan, berpikir dan berbuat secara instan, serta mengharap sesuatu yang instan pula,” ujarnya.

Prof Musafir juga mengingatkan, kepada seluruh Maba, “Sebagai mahasiswa UIN Alauddin Makassar, saya berpesan kepada anda semua untuk tidak melupakan bahwa anda kuliah di universitas Islam. Islam yang dimaksud tidak hanya sebagai simbol, tetapi Islam menjadi panduan dan pedoman dalam kehidupan akademik di kampus ini,” wejangannya kepada semua Maba.

UIN Alauddin sekarang ini terus berbenah dari segi pengembangan infrastruktur fisik maupun infrastruktur sosial. Fasilitas pembelajaran di kampus UIN Alauddin Makassar tidak kalah dengan universitas-universitas besar.

Sebagian besar ruang kelas telah dilengkapi dengan fasilitas AC dan kipas angin, kekuatan bandwith internet juga patut diperhitungkan, begitupula manajemen pengelolaan akademik di kampus hijau ini juga mengarah ke sistem yang serba online, bahkan sekarang ini sedang mengembangkan e-learning dalam proses pembelajaran.

Pesan Kapolda, Kurangi Demo Yang Tidak Beranggung Jawab

Dalam pengukuhan mahasiswa baru UIN Alauddin ini juga turut hadir Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono, beliau berpesan kepada semua Maba agar belajar dan mengembangkan diri sebaik mungkin.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono

Kapolda juga menjelaskan situasi dan kondisi serta potensi NKRI sebagai negara yang besar dan harus dikelola dengan benar.

Ia menjelaskan situasi terkini Kamtibmas dan keprihatinannya akan masalah yang timbul diantara masyarakat khususnya penyimpangan yang belakangan marak terjadi, seperti balapan liar, tawuran dan bahkan narkoba yang melibatkan anak dibawah umur.

Kepada Maba Kapolda berpesan agar meneruskan tren positif, dengan berkurangnya intoleran antar fakultas dan kesukuan, serta demo yang tidak bertanggung jawab.

“Silahkan dikomunikasikan apabila ingin melaksanakan unjuk rasa yang bertanggung jawab. Dan ingat pengawasan saat ini sudah semakin baik, ada cctv dan tes urin,” ujar Kapolda yang religius ini

Beliau mengharapkan dalam menangkal paham radikal, agar mahasiswa dapat saling mengingatkan, membantu dan saling mengawasi, hindari kelompok keagamaan yang kecil karena lebih mudah disusupi, perbanyak kegiatan yang positif dan bijak dalam bermedsos.

Selain berpesan kepada Maba, Kapolda juga berpesan kepada Rektorat agar memperkuat aturan yang menguatkan NKRI dan menangkal paham radikalisme, serta perbanyak kegiatan kemahasiswaan yang bersifat positif.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed