oleh

Rakor Dinas Pendidikan Kota: Progres Persiapan UNBK 2017/18

RADIOMERCURIUS.com|Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun Ajaran 2017/2018 tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tinggal menghitung hari. Dinas Pendidikan Kota Makassar terus merapatkan barisan demi menyukseskan pelaksanaan UNBK di wilayah Makassar.

Senin, 16 April 2018,  Dinas Pendidikan  Kota Makassar kembali mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung di kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar, di Jalan Jenderal Hertasning, Makassar, Sulawesi Selatan. Rakor dipimpin oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Dr H Mukhtar Tahir, M.Pd., dan diikuti seluruh Kepala Bidang dan Kepala Seksi.

Rakor membahas perkembangan terakhir persiapan Dinas Pendidikan Kota Makassar menghadapi pelaksanaan UNBK TA 2017/2018 di semua sekolah-sekolah setingkat SMP yang tersebar di seluruh wilayah kerjanya.

Mukhtar Tahir, dalam rakor menyebutkan ketersediaan jaringan internet yang memadai dan aliran listrik yang stabil mendapatkan perhatian serius pihaknya. Jaringan internet, kata Mukhtar, disediakan oleh PT Telekomunikasi (Telkom) Wilayah VII Kawasan Timur Indonesia, sementara jaringan listrik oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Sulselbar.

Koordinasi dengan dua BUMN ini, menurut Mukhtar, terus dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar.

“Namun begitu, setiap sekolah sebaiknya menyediakan genset untuk menjaga kemungkinan terjadinya mati lampu atau jaringan drop saat ujian berlangsung,” katanya.

Begitu pun dengan hal-hal teknis lainnya, kata H Mukhtar lagi, seperti jaringan internet yang tiba-tiba melambat (lalot) yang dapat menyebabkan server di setiap sekolah tidak dapat bekerja secara maksimal.

“Saat siswa log in, mengisi username, dan password bahkan saat sedang mengisi laman jawaban akan bermasalah jika server tidak stabil akibat [jaringan] internet melambat. Ini, juga kita pastikan dalam rakor ini,” tambahnya.

Terkait sekolah-sekolah yang berada di sejumlah pulau-pulau kecil wilayah Makassar, lanjut H Mukhtar, pelaksanaan ujiannya akan dialihkan ke sejumlah sekolah yang ada di pusat kota Makassar. Begitu pun terhadap siswa peserta ujian yang tidak mampu, akan disediakan komputer dan laptop oleh pihaknya.

Rakor juga membahas soal keamanan komputer dan laptop yang tersimpan di laboratorium sekolah agar tetap terjaga dengan baik dan tidak hilang mengingat akan ada ratusan komputer yang tersimpan di setiap sekolah dan akan digunakan ujian dalam beberapa sesi.

UNBK akan berlangsung 23 sampai 26 April 2018 secara serempak di seluruh Indonesia. Empat mata pelajaran yang diujikan, yakni Matematika, IPA, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Makassar sendiri, akan diikuti oleh 20 ribu lebih peserta dari 253 sekolah, negeri dan swasta, termasuk madrasah Tsanawiyah. [#]

Reporter: Rio Antoni||Editor: Hari Triadi

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed