oleh

Pemilihan Kebaya Kartini IWAPI Sambut Hari Kartini di FEMME & CBFW 2018

RADIOMERCURIUS.com|Menyambut hari Kartini, FEMME & Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) 2018 dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) DPD Sulsel menyelenggarakan sebuah pameran fashion show dengan tema ‘Beauty and Diversity’, berlangsung selama lima hari di hotel Four Season by Seraton Makassar, di Makassar, Sulawesi Selatan, 11 -17 April 2018.

Sebagai sebuah pameran yang sangat identik dengan perempuan FEMME & CBFW 2018, menampilkan beragam acara berciri fashion show yang penuh dengan pernak-pernik yang berkaitan dengan kebutuhan perempuan. Salah satunya, ialah Pemilihan Kebaya Kartini 2018. Kompetisi diikuti sekitar 50 orang peserta dari berbagai kalangan dan organisasi profesi.

Mereka berasal dari organisasi IWAPI se-Sulsel, HIPMI Suksel, Pelindo, PKK Kota Makassar, PDAM Makassar, sejumlah karyawan hotel di Makassar dan karyawan Kementerian Agama Sulsel. Lomba diadakan di panggung utama FEMME 2018, pada Kamis malam, 12 April 2018.

Ketua Pelaksana pemilihan Kebaya Kartini, Hj Megawati Achmad dalam sambutannya mengatakan melalui FEMME & CBFW 2918, DPD IWAPI Sulsel kembali menyelenggarakan Lomba Kebaya Kartini dalam rangka menyambut Hari Kartini 2018.

“Kita mengenang perjuangan Kartini, salah satunya dengan mengenakan kebaya Kartini tanpa aplikasi bordir, mote dan kristal, make-up, tanpa bulumata palsu, dlsb.,” kata Megawati. Dengan sarung wiron dan selop sederhana, lanjut Megawati, ternyata justru makin memancarkan keanggunan perempuan.

Menurut Megawati, seorang pengusaha properti di Makassar, lomba kebaya ini, salah satu tujuannya adalah untuk melestarikan nilai dan semangat juang seorang perempuan Kartini mengangkat harkat dan martabat perempuan Indonesia di masa sebelum kemerdekaan.

Dewan juri lomba kebaya ini adalah para desainer terbaik tanah air, seperti Rudy Chandra (Ketua APPMI DKI Jakarta), Hengky Kawilarang, Defrico Audy, Maya Ratih dan Ida Noer Haris (Ketua APPMI dan IWAPI Sulsel).

Ida Farida Noer Haris, seorang Dewan Juri memberikan penghargaan kepada     pemenang Lomba Kebaya Kartini. [foto: dok. mercurius]
Hengky Kawilarang mengatakan ada beberapa standar penilaian lomba, antara lain kebaya dan sarung wiron model Kartini tanpa modifikasi, dan make-up natural tanpa bulu mata.

“Lainnya, rambut sanggul Kartini, selop tertutup dengan tinggi maksimal 9 centimeter, aksesoris giwang, bros dan sunting/bunga, dlsb.,” jelas Kawilarang sebelum lomba dimulai kepada RADIOMERCURIUS.com.

Di akhir acara lima dewan juri menetapkan tiga peserta sebagai pemenang, masing-masing IWAPI Kota Makassar juara I, IWAPI Kabupaten Soppeng Juara II, dan IWAPI Kabupaten Gowa Juara III. [#]

Reporter: Rio Antoni||Editor: Hari Triadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed