Ritual Band, Penegasan Nilai Adat Makassar lewat Aliran Oldschool Hardcore

0
244
Personel Ritual Band, Igol Pada Vocal, Mamat Pada Rhythm dan Oscar Lead Guitar

Makassar, MERCURIUS TOP FM — Di Era sekarang ini, dimana gempuran Aliran musik Produk barat semakin sulit terbendung. Para musisi nasional maupun lokal di Indonesia semakin memiliki banyak pilihan untuk memainkan pilihan aliran musik produk orang bule tersebut.

Disisi lain, hal yang sulit ditemukan adalah mengkolaborasi produk luar tersebut dengan kearifan lokal agak sulit ditemukan. Sebab memang bukanlah pekerjaan mudah melakukan hal tersebut.

Adalah Band Ritual asal Makassar yang berani out of the box melakukan kolaborasi tersebut. Band yang digawangi Igol pada Vocal, Oscar pada Lead Guitar, Mamat pada Rhythm Tergolong berhasil Memadukannya.

Dilagu berjudul “Mangkasara” dengan aransement musik yang lebih kental unsur Oldscholl Hardcore dengan Syair sarat nilai budaya Makassar.

Mereka bukanlah orang baru dibelantika musik Indonesia khususnya Sulsel. Igol dan Mamat adalah musisi senior beraliran Metal Thrash yang cukup populer di Makassar.

Sedangkan Oscar sendiri adalah pentolan Band LoeJoe yang cukup dikenal lewat keberhasilannya menjadi Juara Empat dan juara dua Di Dua event beda tahun pada Log Zhelebour Rock Music Festival, sebuah event musik rock legendaris di tanah air.

Menurut Mamat, Nuansa kental Makassar dapat terlihat disemua lirik lagu ini.
“Butta Kalassukangku’. Butta Panrannuangku’ Mangkasara’ Baji Ri Pangngadakkang Mangkasara’ Baji Ri Panggaukang
Mangkasara’ Tena Na Kasara, Sipakatau Na Si Pangngaliki”
Penegasan karakter Soft atau lembut kita pada aspek tata krama di Makassar sangat terasa pada lirik ini.

Pada lirik lain “Manna Runtung Buluka Rumbang Binangayya Paentengi Siri’ Nu Pa’niaki Paccenu, Tena Mangkasara Bokona Loko’, Eja Tompi Na Doang…”

pesan ini mengingatkan kita betapa sangat susah ditemui sifat ini pada generasi muda kita. Bahwa keberanian haruslah selalu didasari pada siri’ na pacce sebelum mengambil sikap keras pada orang yang menjadi lawan kita, ungkap Mamat.

Hentakan musik pada lagu ini serta citarasa yang tersaji seperti khas ala bule, nyaris tanpa cacat. Kehadiran konsep musik milik Ritual Band ini adalah yang pertama di Indonesia Timur, mereka bisa saja menjadi kiblat bagi musisi baru di Makassar untuk karakteristik penyajian konsep musik seperti ini kata Anshar Aminullah pengamat Musik Indie di Makassar.

Kita berharap mereka bisa terus berkarya dan memberikan yang terbaik untuk musik Indonesi, tambah Anshar. Salah satu lagu Ritual Band sendiri (Nilai Aku) terpilih dalam album Single Kompilasi “Celebes Extreme Compilation #2 Oleh Torture Existence yang berisi berisi 25 Lagu oleh 25 band Rock terbaik Regional Sulawesi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here