oleh

FH UMI Klarifikasi Dua Mahasiswanya Yang Di Skorsing

Makassar, MERCURIUS TOP FM — Pihak Civitas Akademika Universitas Muslim Indonesia (UMI), khususnya Fakultas Hukum, masih menyelidiki siapa sebenarnya yang membuat surat kaleng yang di dalamnya memfitnah Dekat Fakultas Hukum UMI.
Hal tersebut disampaikan Dekan Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia, Dr. H Muh. Syarif NH saat menggelar jumpa Media di kampus UMI Makassar, Senin (12/3/2018).
“Kita dari awal mencari akarnya ini. karena surat kaleng ini diawali dengan aplikasi Whatsapp yang beredar. kemudian kita telusuri, ternyata surat kaleng itu sudah sampai di kejaksaan tinggi,” Ujar Syarif
“saya klarifikasi kesana (ke kejaksaan red.), katanya kejaksaan tinggi tidak bisa melanjuti ini surat kaleng karena tidak ada yang bertanggung jawab, sampai saat ini kami masih menyelidiki siapa sebenarnya yang membuat surat kaleng tersebut,” tambah Syarif
Pihak UMI khususnya Fakultas Hukum merasa heran, karena surat kaleng tersebut ditandatangani Civitas Akademik Fakultas Hukum UMI, menurut Syarif yang melakukan tanda tangan surat tersebut bukan pihaknya.
“yang menandatangani surat tersebut bukan pihak adakemik. Tetapi ada oknum yang menandatangani dan mengatasnamakan pihak akademik Fakultas Hukum UMI Padahal menurutnya, ada tiga unsur akademik yaitu Dosen, pegawai dan mahasisawa”, tegas Syarif
Pihaknya akan memecat kalau pihak Dosen terlibat dalam pembuatan dan penyebaran surat kaleng yang memfitnah pihak Fakultas Hukum UMI, karena itu sudah mencederai UMI secara Nasional. dalam surat kaleng tersebut tertulis bahwa FH UMI korupsi sampai 10 Milyar.
Seperti diberitakan sebelumnya, dua mahasiswa Fakultas Hukum UMI atasnama Fikram Maulana Angkatan 2014 dan Fajar Agus Gunawan angkatan 2015, di skorsing oleh pihak kampus lantaran dinilai sebagai provokator aksi demo beberapa hari lalu.
tetapi belakangan muncul surat kaleng yang menulis terkait Korupsi yang dilakukan pihak kampus, khususnya Fakultas Hukum UMI. (Rio)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed