oleh

Dilema Tiket Murah Kapal NTB Express

Makassar, Mercurius Top FM – kebijakan PT. Pelni mengambil alih pengoprasian kapal NTB Expres tujuan Makassar Selayar, Reo NTT dan Bima NTB disambut baik dan sangat antusias oleh khususnya warga NTT dan NTB yang berada di Makassar.
(Sempat bersitegang dengan petugas Satpam, memprotes penjualan tiket KM.NTB Express)
Bayangkan saja, sejak kapal NTB Express di ambil alih pengoprsiannya oleh PT. Pelni, harga tiket Makassar yang semula Rp. 100 ribu rupiah, kini dipangkas jadi hanya Rp.28 Ribu Rupiah saja, sangat murah bukan? Bahkan hampir sama dengan harga sebungkus rokok.
(Masyarakat yang membeli tiket sudah antri dari subuh)
Murahnya harga tiket kapal ini berimbas pada menjamurnya Calo, bahkan justru membuat mereka kaya raya.
“Saya sudah mengantri dari jam 5 subuh di Pelni, di kertas pengumuman tiket baru dijual mulai jam 8 pagi, tapi pas jam 8 pagi, petugas bilang tiket sudah habis. Berarti mereka sudah jual semua tiket ke para calo”. Ujar Anto warga tello yang tidak kebagian tiket.
Anto menambahkan Perlu di tinjau ulang kebijakan tiket murah ini, kenapa tidak kembali ke harga semula saja, tidak apa -apa mahal asalkan jelas kesediaan tiketnya, tidak seperti ini, belum apa – apa koq sudah langsung habis??? Ujarnya dengan nada kesal !!
(Anto salah seorang pembeli tiket)
Ini memang sangat membantu warga yang berdomisili di Manggarai Tengah NTT, karena kalau mereka naik kapal KM. Tilongkabila rutenya sangat jauh, KM Tilongkabila berlabuh di pelabuhan Labuan Bajo Manggarai Barat, dan dari Labuan Bajo ke Manggarai Tengah ditempuh 4 – 5 jam perjalanan darat, sangat jauh sekali.
Sementara kalau naik NTB Express, berlabuhnya di Pelabuhan Kedindi Reo Manggarai Tengah, masyarakat yang kebanyakan dari Manggarai Tengah yang bedomisili di Makassar lebih memilih lewat Reo ketimbang lewat Labuan Bajo, karena rutenya lebih singkat walaupun dari Makassar kalau lewat Reo ditempuh selama 2 hari dua malam.
Mungkin perlu peran aktif pemerintah Manggarai tengah untuk mempercepat pembangunan pelabuhan Kedindi Manggarai Tengah, biar kapal sebesar KM.Tilongkabila bisa berlabuh di pelabuhan Kedindi Reo. (Rio Anthony)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed